Jamu Indonesia Dipacu BPOM agar Berdaya Saing Global

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus mendorong pengembangan jamu Indonesia agar dapat naik kelas dan memiliki daya saing di pasar global. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan industri obat tradisional sekaligus pelestarian warisan budaya bangsa yang memiliki potensi ekonomi besar.

BPOM menegaskan bahwa jamu tidak hanya dipandang sebagai produk tradisional, tetapi juga harus dikembangkan secara ilmiah, aman, bermutu, dan berkhasiat. Oleh karena itu, penguatan standar produksi, pemenuhan aspek keamanan, serta kepatuhan terhadap regulasi menjadi fokus utama dalam meningkatkan kualitas jamu nasional.

Selain aspek regulasi, BPOM juga mendorong inovasi dan riset berbasis sains guna memperkuat kepercayaan masyarakat dan pasar internasional terhadap produk jamu Indonesia. Dukungan terhadap pelaku usaha, khususnya UMKM jamu, dilakukan melalui pendampingan, edukasi, serta fasilitasi perizinan agar produk dapat memenuhi standar nasional maupun global.

BPOM menilai kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku industri, dan masyarakat menjadi kunci dalam mengembangkan jamu sebagai produk unggulan nasional. Dengan sinergi yang kuat, jamu diharapkan mampu bertransformasi menjadi produk kesehatan modern tanpa kehilangan nilai tradisionalnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, BPOM optimistis jamu Indonesia dapat bersaing di pasar global, memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional, serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha lokal sekaligus memperkuat identitas budaya Indonesia di tingkat internasional.

Dihimpun : Infopublik.id