Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali melakukan penguatan struktur organisasi dengan melantik Robert Leonard Marbun sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkeu. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di Jakarta.
Penunjukan Robert Leonard Marbun sebagai Sekjen Kemenkeu merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan tata kelola keuangan negara. Ia menggantikan Heru Pambudi yang sebelumnya menjabat sejak 2021.
Pengangkatan ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24/TPA/2026 yang telah ditandatangani Presiden Prabowo Subianto. Dengan dasar hukum tersebut, Robert resmi mengemban jabatan strategis sebagai pimpinan tinggi madya di lingkungan Kemenkeu.
Dalam sambutannya, Menteri Keuangan menegaskan bahwa posisi Sekjen memiliki peran vital dalam memastikan koordinasi internal berjalan efektif, mulai dari aspek kebijakan, administrasi, hingga sinergi antarunit kerja. Oleh karena itu, dibutuhkan figur yang memiliki pengalaman luas dan pemahaman menyeluruh terhadap sistem keuangan negara.
Robert Leonard Marbun dinilai memiliki kompetensi yang mumpuni, baik dari sisi akademik maupun pengalaman profesional. Ia memiliki latar belakang pendidikan di bidang hubungan internasional dan ekonomi hingga tingkat doktoral, serta pengalaman panjang di berbagai bidang seperti pengawasan, penegakan hukum, hingga kebijakan penerimaan negara.
Menkeu juga menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan kemampuan koordinasi dalam menjalankan tugas sebagai Sekjen. Jabatan ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjadi penghubung strategis dalam memastikan seluruh kebijakan fiskal dapat berjalan efektif dan berdampak bagi masyarakat.
Dengan pelantikan ini, pemerintah berharap kinerja Kementerian Keuangan semakin optimal dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global yang terus berkembang.
