Jakarta – Pemerintah memperkuat sinergi antara Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Haji (Kemenhaj) dalam rangka menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Kolaborasi lintas kementerian ini dinilai penting untuk memastikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji berjalan lancar, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah.
Kemenag menegaskan bahwa koordinasi yang solid dengan Kemenhaj diperlukan untuk menyatukan kebijakan, perencanaan, dan pelaksanaan teknis penyelenggaraan haji. Sinergi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari persiapan jemaah, layanan akomodasi dan transportasi, hingga penyediaan layanan kesehatan dan perlindungan jemaah selama di Tanah Suci.
Melalui kerja sama tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas layanan haji secara menyeluruh. Evaluasi penyelenggaraan haji sebelumnya menjadi dasar dalam menyempurnakan kebijakan dan sistem layanan agar lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kenyamanan serta keselamatan jemaah.
Selain aspek teknis, sinergi Kemenag dan Kemenhaj juga diarahkan pada penguatan tata kelola penyelenggaraan haji yang transparan dan akuntabel. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan pengelolaan haji dilakukan secara profesional sesuai regulasi yang berlaku.
Pemerintah berharap melalui kolaborasi yang kuat antar kementerian, penyelenggaraan ibadah haji 2026 dapat berjalan lebih baik dan memberikan pengalaman ibadah yang aman, nyaman, serta khusyuk bagi seluruh jemaah haji Indonesia.
Sumber: Infopublik.id
