Jakarta — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) menegaskan bahwa proses transformasi digital di Indonesia harus berjalan seiring dengan perlindungan hak dan keselamatan warga. Digitalisasi dinilai tidak boleh hanya berorientasi pada kemajuan teknologi dan efisiensi layanan, tetapi juga wajib menjamin keamanan data serta kenyamanan masyarakat sebagai pengguna.
Wamenkomdigi menyampaikan bahwa percepatan transformasi digital membawa berbagai manfaat, mulai dari kemudahan akses layanan publik hingga peningkatan aktivitas ekonomi digital. Namun, di sisi lain, risiko penyalahgunaan data, kejahatan siber, dan pelanggaran privasi juga perlu diantisipasi secara serius.
Menurutnya, pemerintah terus mendorong penguatan regulasi, sistem keamanan digital, serta peningkatan literasi digital masyarakat. Langkah tersebut diperlukan agar warga dapat memanfaatkan teknologi digital secara aman, bertanggung jawab, dan produktif.
Wamenkomdigi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri digital, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat. Perlindungan warga harus menjadi prinsip utama dalam setiap kebijakan dan implementasi transformasi digital nasional.
Selain itu, ia menegaskan bahwa kepercayaan publik merupakan faktor kunci keberhasilan transformasi digital. Dengan sistem yang aman dan berpihak pada perlindungan warga, digitalisasi diharapkan mampu mendorong kemajuan sosial, ekonomi, dan pelayanan publik secara berkelanjutan.
Sumber : InfoPublik.id.
