UMKM Pangan Didorong Naik Kelas Lewat Pertapreneur Aggregator

Jakarta — Pemerintah terus mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor pangan melalui pengembangan program Pertapreneur Aggregator. Program ini dirancang untuk meningkatkan daya saing produk pangan lokal dengan memperkuat peran agregator sebagai penghubung antara petani, pelaku UMKM, dan pasar.

Melalui skema Pertapreneur Aggregator, pelaku UMKM pangan mendapatkan pendampingan dalam berbagai aspek, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, standarisasi, hingga akses pemasaran. Agregator berperan penting dalam mengonsolidasikan produksi sekaligus memperluas jaringan distribusi agar produk UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Pemerintah menilai bahwa penguatan rantai pasok pangan berbasis UMKM menjadi langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan sistem agregasi yang terintegrasi, produk pangan lokal diharapkan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi serta berkelanjutan secara ekonomi.

Selain meningkatkan daya saing, program ini juga diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara petani, UMKM, dan pelaku usaha skala menengah maupun besar. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha pangan yang inklusif dan berorientasi pasar.

Melalui Pertapreneur Aggregator, pemerintah optimistis UMKM pangan dapat tumbuh lebih kuat, profesional, dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan pasar. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan pelaku usaha sekaligus memperkuat ekonomi nasional berbasis pangan.

Sumber : InfoPublik.id.